Kisah Hero Yin: Sang Ahli Bela Diri yang Dirasuki Dewa Iblis - Teh90blog

Kisah Hero Yin: Sang Ahli Bela Diri yang Dirasuki Dewa Iblis

Kisah Hero Yin

Di antara Emerald Mountain yang membentang ratusan mil jauhnya di dekat Dragon Altar, terdapat Floral Falls, sebuah lembah yang tenang di mana pohon persik tumbuh di setiap sudut dan kelopak bunga jatuh dengan anggun seperti kepingan salju setiap kali angin bertiup. Penduduk yang tinggal di sana berlatih seni bela diri Oriental kuno dan disebut sebagai seniman bela diri oleh penduduk di Cadia Riverlands.

17 tahun lalu dikala pagi masih menyingsing, terdapat seorang bayi laki laki yang ditemukan hanyut dalam keranjang yang menyusuri sungai ke Floral Falls, bayi tersebut lalu dibawa dan diadopsi oleh penduduk setempat. Mereka pun menamainya dengan Yin, yang berarti elemen bumi untuh Tahun Macan, tahun dimana bayi itu ditemukan.

Waktu pun dengan cepat berlalu, dan Yin kini telah tumbuh menjadi seorang anak laki - laki yang berlatih seni bela diri. Dia tampak kurus, tetapi jangan terkecoh pada penampilan fisiknya, sebab kekuatannya yang sebenarnya jauh lebih besar dari orang dewasa pada umumnya. Para seniman bela diri yang lebih tua pun bahkan menganggap Yin sebagai seorang jenius seni bela diri yang dianugerahkan oleh surga. 

Takdir berlaku adil, meskipun Yin memiliki bakat fisik yang luar biasa, namun dia juga memiliki kelemahannya sendiri, selama hidupnya Yin ternyata tidak memiliki niat untuk membunuh berkat hatinya yang begitu baik. Untuk anak laki - laki yang polos seperti Yin, setiap pertarungan hanyalah seperti sebuah perdebatan yang umum terjadi dalam setiap pertemanan. Di tanah damai Floral Falls, dia tidak pernah tahu apa artinya bertarung sampai mati sehingga keterampilan seni bela dirinya tidak pernah mencapai standar untuk menghadapi pertarungan yang sbeenarnya, hal tersebut yang kemudian mencegah Yin untuk menjadi seniman bela diri sejati.

Quote Yin

Oleh karena itu, pada suatu hari Yin akhirnya memutuskan untuk pergi mencari tempat baru demi mencoba memahami niat untuk membunuh, namun di tengah perjalanannya, Yin malah tersesat di jalur pegunungan yang berkelok - kelok. Yin berjalan begitu lama, lelah dan kelaparan, hingga pada akhirnya secara mendadak ada sesuatu yang mengikat pergelangan kakinya dan membuat pandangannya menjadi terbalik, Yin ternyata terkena perangkap jerat yang menggantung! Yin terjerat dan menggumamkan keluhan ketika suara seorang gadis kecil mulai muncul keluar dari rimbunnya hutan. 

"Eh? Kupikir yang terjerat bisa kumakan nanti malam... Ternyata hanya orang bodoh yang dalam masalah" Kata gadis itu sembari melihat Yin yang kini tergantung tanpa bisa melakukan apapun.

Mendengar suara itu, Yin pun lantas mendongak untuk melihat seorang gadis muda cantik yang berdiri di sampingnya, mengangkat tangannya dan membebaskan Yin dari jebakan dalam sekejap mata. Setelah keluar dari perangkap, Yin melihat jerat yang rusak dan berkata dengan nada yang lirih.

"Apakah ini membuatmu tidak bisa mencari santapan untuk makan malam nanti? Kalau begitu ambil saja ini" Kata Yin sambil menyodorkan sepotong roti pipih yang menjadi bekal perjalanannya. 

Roti tersebut sebenarnya merupakan bekalnya yang terakhir, ditambah lagi saat itu Yin juga dalam keadaan lapar. Benar saja, ketika Yin baru menyodorkan rotinya, tiba tiba perutnya yang lapar berbunyi dengan keras sehingga membuat kedua anak tersebut tertawa, mereka pun lalu saling berkenalan, Wanwan, nama gadis itu. Wanwan suka mengerjai Yin karena dia cukup mudah tertipu, Wanwan juga sering bercanda tentang bagaimana Yin jatuh ke dalam perangkapnya hari itu yang membuat Wanwan akhirnya memanggilnya "bodoh". Begitulah cara Yin dan Wanwan pertama kali bertemu. Sejak saat itu, mereka sering berkumpul bersama dan bermain di pegunungan.

Tahun demi tahun berlalu dengan tenang saat mereka berdua tertawa dan bermain, hingga suatu hari Wanwan tiba - tiba pergi selama berbulan - bulan. Hari itu, awan hujan yang sangat gelap membentang di atas cakrawala langit Floral Falls, gerimis kecil pun menyusul dan tidak pernah reda sejak itu. Yin menatap ke kejauhan melalui mulut lembah, sebelum memulai pelatihannya di suatu tempat yang tenang.

Bersamaan dengan itu, sebuah entitas jahat yang diselimuti awan gelap turun ke lembah, dan setelah melihat wilayah sekitar dengan cepat, entitas tersebut lalu melesat ke arah Yin dengan cepat. Yin yang sedang duduk bermeditasi seketika terganggu setelah entitas tersebut berhasil masuk ke dalam tubuhnya, pikiran Yin seolah olah terganggu, sesuatu yang asing terasa bergerak di dalam dirinya, membuat tubuhnya sangat kesakitan seolah - olah terkoyak.

"Tidak ada gunanya mencoba menolak. Kamu akan menjadi tubuh baruku!" Kata entitas jahat itu yang kini terngiang - ngiang dalam kepalanya. 

Bingung akan hal yang baru saja menimpanya, Yin pun bertindak berdasarkan naluri dan berjuang untuk mengendalikan pikiran dan tubuhnya dengan kekuatan batin. Pada saat itulah secara misterius seorang siluman naga datang ke tempatnya, dia adalah Yu Zhong. Sebelum Yin sempat berbicara, Yu Zhong langsung menerjangnya dengan niat yang kuat untuk membunuh. Pertempuran yang sengit pun tak terhindarkan, Yin terpaksa melawan Yu Zhong yang ingin membunuh dirinya, yang secara otomatis pertarungan itu menjadi sebuah pertaruhan hidup dan mati yang belum pernah Yin alami sebelumnya. Dilihat dari gerakan Yu Zhong, dia memang terlihat sangat serius untuk melawan Yin, tak terlihat keraguan sedikitpun di wajahnya ketika melakukan serangan itu. Dengan sekuat tenaganya, Yin pun hanya bisa bertahan dan berusaha menghindar dari serangan Yu Zhong yang sangat mematikan, sekali tergores saja, tubuh Yin langsung berlumuran darah.

Rasa bingung sekaligus ngeri tercampur aduk dalam tubuh Yin, perasaan yang belum pernah dialaminya kini mulai tumbuh di benaknya, membara seperti api. Kenapa dia menyerangku? Kenapa dia ingin aku mati? Setelah berbagai pertimbangan hebat di kepalanya, Yin pun lantas memutuskan untuk menyerang balik, sebuah tendangan keras dari Yin langsung memaksa Yu Zhong untuk mundur beberapa langkah. Tatapan Yin yang sangat marah membuat Yu Zhong kagum padanya, dia juga kagum akan kekuatan fisik Yin yang luar biasa, tendangan Yin tadi benar - benar menerjang Yu Zhong dengan telak.

Api kemarahan makin membara di mata Yin. Dia akhirnya memahami niat membunuh, walaupun sebenarnya dia belum sempat berkenalan dengan Yu Zhong, namun berkat pertarungan itu kini dia sadar bahwa pertarungan sampai mati itu benar - benar ada. Dengan lantang Yin pun berteriak "MAJU KAU SINI!" dan langsung menerima hantaman dari Yu Zhong yang sangat kuat, namun sebelum pukulan Yu Zhong itu mengenai tubuhnya, Yin terlebih dahulu melancarkan pukulannya yang langsung membuat Yu Zhong terhempas sampai ke sungai.

Dengan terengah - engah, Yin menatap riak - riak di permukaan air dan berpikir, "Apakah aku menang?" Belum sempat menghela nafas, sebuah semburan air raksasa keluar dari sungai, dan dari ombak itu keluar seekor naga hitam yang ganas, Yu Zhong sekarang telah berubah menjadi Black Dragon! Naga tersebut menggeram dan langsung menyerbu ke arah Yin dengan kekuatan penuh. Yin paham bahwa sebagai manusia biasa, dia bukanlah tandingan Black Dragon, tetapi dia menolak untuk kabur. Sebaliknya, Yin berteriak dan mengangkat tangannya, siap untuk menghadapi Yu Zhong secara langsung.

"AKU AKAN MEMBUNUHMU! BAHKAN JIKA HARUS MENGORBANKAN NYAWAKU AKU AKAN TETAP AKAN MEMBUNUHMU!" Suara memekakkan telinga yang keluar karena bentrokan mereka berdua langsung mengguncang tanah dengan keras, kelopak bunga di sekitar tempat tersebut bertebaran layaknya seperti tetesan hujan.

Yin terkejut melihat tangannya sendiri berhasil menghalangi cakar naga Yu Zhong, secara misterius sebuah suara mulai masuk ke dalam kepalanya lagi, "Nyalimu besar juga, aku akan membantumu!" Dalam sekejap mata, Yin langsung berubah menjadi Lieh dan menggunakan keterampilan khusus yang belum pernah dia lihat sebelumnya untuk membawa Black Dragon ke dimensi lain, sebelum mengeluarkan serangan bertubi - tubi padanya.

Pertarungan itu masih berlanjut, sementara kesadaran Yin mulai memudar. Dia bahkan hampir kehilangan dirinya sendiri karena tak ada lagi sedikitpun tenaganya yang tersisa. "Bodoh!" Sebuah teriakan tiba - tiba membangunkan Yin seperti kilat yang menembus kegelapan, itu adalah suara Wanwan!

Yin berusaha sekuat tenaga dan akhirnya mendapatkan kembali kendali atas tubuhnya. Dia seolah - olah baru kembali dari kematian, nafasnya terasa sangat berat, semua bagian tubuhnya pun telah mati rasa, penglihatannya buram, namun Yin merasa keberadaan Wanwan di sampingnya. Ternyata Wanwan telah melacak Yu Zhong untuk meminta penjelasan darinya, sebelum akhirnya dia malah menemukan Yin tergeletak tak sadarkan diri.

Wanwan mengangkat pusaka keluarganya, Crossbow of Tang ke arah Yu Zhong dan bertanya dengan terbata - bata sambil bergelimang air mata. Dia ingin tahu mengapa Yu Zhong berbohong kepadanya dan mengkhianati kepercayaan serta persahabatan mereka selama bertahun - tahun, Wanwan juga bingung mengapa Yu Zhong menyerang Yin yang kini merupakan temannya yang sangat berharga.

Melihat wajah Wanwan yang penuh dengan amarah, Yu Zhong pun akhirnya kembali ke wujud manusia dan menjelaskan semuanya. Dewa Iblis Lieh telah mendatangkan malapetala di Cadia Riverlands sejak zaman kuno. Dialah yang dulu merasuki petarung - petarung hebat di negeri ini, iblis itu juga yang merasuki dulu merasuki Black Dragon dan menciptakan perselisihan antara dia dan Great Dragon, hal itu lalu berujung pada perselisihan internal yang hampir meluluh lantakkan seluruh wilayah Cadia Riverlands. Yu Zhong memanfaatkan Wanwan untuk mendapatkan kekuatan Black Dragon sehingga Cadia Riverlands dapat menuju ke arah yang dia inginkan, dan sebelum itu dia harus memusnahkan Lieh dan mencegah masalah di masa depan. Diburu oleh Yu Zhong, Lieh telah merasuki banyak prajurit yang kuat di sepanjang perjalanan, namun hanya mengalami kekalahan demi kekalahan. Akibatnya, Lieh kini telah kehilangan sebagian besar kekuatannya ketika dia datang ke Floral Falls dan masuk ke tubuh Yin.

Setelah menjelaskan semuanya, Yu Zhong memandang Wanwan dan Yin sambil berkata bahwa Yin kini telah dirasuki oleh Lieh dan akan membuat penduduk di desanya terbunuh, cepat atau lambat. Setelah itu, Yu Zhong pergi. Wanwan pun menurunkan tangannya seolah - olah dia kehilangan semua kekuatannya. Saat itulah Yin akhirnya mengerti kekuatan mengerikan apa yang ada di dalam dirinya sekarang. Anak polos itu lalu memandang Wanwan di depannya, dengan senyumannya yang sedih, pandangannya kini dia alihkan ke arah Gunung Zamrud yang membesarkannya selama ini. Seluruh kekuatannya harus dikerahkan untuk mencegah Lieh kembali menguasai tubuhnya.

Quote Yin

Pada malam yang sama, Yin meninggalkan rumahnya dengan tas ransel kecil di punggungnya. Saat dia dengan lembut menutup pintu dan berbalik, muncul barisan tanda di perban di sekitar dadanya, sementara sebuah suara terdengar di telinganya, "Jimat Black Dragon ini dapat membantumu mencapai Moniyan. Kamu akan menemukan informasi tentang Dewa Iblis Lieh di sana."

Sebelum meninggalkan tanah airnya, Yin pun berkata kepada langit penuh bintang yang kini sedang menatapnya. "Aku tidak bisa melindungimu sekarang, tapi aku berjanji akan kembali setelah semua ini berakhir."

Dengan demikian, anak mudah itu meninggalkan Floral Falls sendirian dalam misi pencarian cara untuk membebaskan dirinya dari Sang Dewa Iblis Lieh.

~Tamat.~


KATA - KATA YIN

I am Yin, and always will be, no matter what
Aku adalah Yin dan akan selamanya begitu, apapun yang terjadi

Just wondering what season it is in the valley now
Hanya membayangkan musim apa sekarang di lembah

I will protect the good in people around me
Aku akan melindungi kebaikan semua orang yang berada di sekitarku

I'd rather lose than stop fighting
Aku lebih memilih kalah daripada berhenti bertarung

I don't bend, or break!
Aku tidak akan berhenti atau menyerah!

Lieh is not my ally, He's pure Malice
Lieh bukanlah rekanku, dia adalah kejahatan sejati

Losing? Me? Not likely
Kalah? Aku? Tidak mungkin

No kidding! I even scare myself when I fight
Bukan main! Aku bahkan menakuti diriku sendiri ketika bertarung

Nobody gets to decide who I am
Tidak ada yang bisa menemukan jati diriku

This is getting exciting! What do I do now? Beat them all!
Ini menjadi semakin menarik! Apa yang kulakukan sekarang? Kalahkan mereka semua!

Wait, are they trying to kill me? I thought this was just a game!
Tunggu, apa mereka mencoba untuk membunuhku? Aku pikir ini hanyalah sebuah permainan!

Win or lose, I do it with dignity
Menang atau kalah, aku melakukannya dengan penuh harga diri

At any rate, I will never yield
Dalam keadaan apapun, aku tidak akan pernah menyerah

What's despair? Some special local food?
Apa itu putus asa? Semacam nama makanan lokal?

What have I done?
Apa yang telah kulakukan?

I give you my promise, Wanwan
Aku berikan kamu janjiku, Wanwan

Ultimate

Taste, fear!
Rasakan, ketakutan!

My turn now!
Sekarang giliranku!

Lieh Mode

Run, cowards!
Lari, pengecut!

Look in your heart, I might be in there, hahah
Lihat isi hatimu, mungkin aku ada disana, hahah

Only the weak doubt
Keraguan hanya untuk orang lemah

Behold! to the truly eternity mortals!
Lihatlah! Keabadian sejati makhluk - makhluk fana!

Hahah, you call this a fight? Boring
Hahah, apakah ini yang kamu sebut pertarungan? Membosankan

This feeling interesting
Perasaan ini menarik

Death

Losing... control
Kehilangan... kendali

***

Sekian pembahasan saya terkait kisah hero Yin. Apabila ada dari kalian yang menginginkan pembahasan kisah hero Mobile Legends lainnya, silahkan tulis saja di kolom komentar.

Jangan lupa untuk selalu kunjungi teh90blog.com, karena blog ini akan terus memberikan info yang menarik terkait game Mobile Legends.

Terima kasih.

0 Response to "Kisah Hero Yin: Sang Ahli Bela Diri yang Dirasuki Dewa Iblis"

Posting Komentar

*Berkomentarlah sesuai dengan isi postingan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel