Kisah Hero Natalia: Sang Pembunuh Bayaran dari Moniyan Empire - Teh90blog

Kisah Hero Natalia: Sang Pembunuh Bayaran dari Moniyan Empire

Kisah Hero Natalia

Natalia dibesarkan sejak kecil oleh Church of Light dan dilatih untuk menjadi salah satu assassin yang mengabdi pada Gereja. Dikarenakan takdirnya menjadi seorang assassin sudah ditanamkan pada dirinya sejak masih kecil, membuat sikap Natalia menjadi lebih dewasa dibandingkan dengan anak seumurannya.

Berbagai pelatihan yang keras sudah dijalaninya sejak dini, bahkan Natalia harus merelakan sebagian besar waktu bermainnya untuk menjalani latihan tersebut. Dengan usahanya yang keras itu, Natalia akhirnya bisa menjadi salah satu assassin dengan bayaran termahal pada zaman itu, namun yang tidak dia sadari adalah dengan menjadi seorang assassin terbaik, Natalia telah membuang sifat empatinya kepada sesama manusia. Pikirannya selama ini hanya berisi mengenai bagaimana cara membunuh musuh sehingga tak ada ruang lagi bagi dirinya untuk bersosialisasi dengan manusia lain. 

Tak ada satu pun orang yang dapat Natalia percayai karena semua orang menurutnya memiliki kemungkinan besar untuk menjadi musuh baginya. Namun hal tersebut akhirnya mulai berubah saat Natalia dipaksa untuk melaksanakan tugasnya secara berkelompok. Natalia pun pada awalnya sempat menolak namun karena misi yang diberikan sangat berbahaya membuat Natalia tak memiliki pilihan lain selain menerimanya.

Natalia Quote

Sejak saat itu, Natalia terpaksa menjalani latihan bersama dengan rekan satu kelompoknya. Setiap harinya mereka saling berlatih bersama yang akhirnya membuat rasa empati Natalia mulai muncul secara perlahan, kini dia tahu bahwa manusia memang seharusnya hidup bersama dengan manusia lainnya, tidak peduli walaupun dia merupakan seorang assassin yang terbiasa hidup menyendiri, rasa saling membutuhkan sesama manusia selalu melekat dalam dirinya. Berbagai misi yang sulit pun akhirnya berhasil mereka lalui dengan mudah, semua itu berkat kerja sama mereka yang sangat erat dalam menjaga satu sama lainnya. 

Namun semuanya berubah menjadi sebuah malapetaka pada sebuah malam, malam mengerikan yang tak pernah Natalia lupakan sepanjang hidupnya. Malam itu Natalia dan kelompoknya mendapatkan misi untuk membunuh sebuah sindikat yang diduga bekerja sama dengan abbys untuk menjatuhkan Moniyan Empire. Natalia dan kelompoknya pun bergegas menjalankan sebuah strategi untuk menyelesaikan misi tersebut dengan cepat seperti yang mereka gunakan pada misi - misi sebelumnya. Awalnya semua berjalan lancar, namun di pertengahan misi secara tidak sengaja salah seorang anggota kelompok Natalia menjatuhkan barang yang menyebabkan posisinya ketahuan. 

Melihat hal itu, Natalia pun dengan cepat langsung berusaha untuk menolong rekan kelompoknya, namun saat dia hendak melangkah temannya itu malah meneriakinya:

"Serahkan semua ini padaku! Tetap jalankan rencana dan selesaikan misinya!"

Mendengar teriakan rekannya, Natalia menjadi bimbang. Jauh dalam lubuk hatinya sebenarnya Natalia ingin menyelamatkan rekannya itu walaupun mungkin dia harus mempertaruhkan nyawa, namun sebagian dari dirinya berkata bahwa menyelesaikan misi memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada menyelamatkan rekannya yang saat ini sudah berada di tengah kerumunan musuh.

Kaki dan tangannya pun gemetar, keringat mulai membasahi sekujur tubuhnya, seluruh kepalanya kini seolah dipenuhi dengan berbagai kemungkinan yang tak sanggup dia pilih. Dengan penuh pertentangan dalam dirinya, Natalia pun akhirnya memilih untuk pergi meninggalkan rekannya demi menyelesaikan misi tersebut.

Natalia Quote

Tak lama setelahnya, bantuan dari Moniyan Empire pun datang, Tigreal dan bala pasukannya dengan sigap langsung membasmi semua abbys yang ada. Namun sayangnya, rekan Natalia tetap tak bisa terselamatkan. Tigreal pun mengucapkan bela sungkawanya kepada Natalia serta meminta maaf kepadanya karena datang terlambat. Namun semua itu ditolak oleh Natalia, menurutnya, rekannya mati karena kesalahan Natalia itu sendiri yang lebih mementingkan misi, semua itu memang murni kesalahannya dan bukan kesalahan bala bantuan Tigreal yang terlambat memberikan bantuan.

Semenjak kejadian itu, Natalia selalu menjalankan misi seorang diri. Tak hanya itu, Natalia bahkan mulai mengasingkan diri ke daerah pinggiran Moniyan dan jauh dari Gereja untuk mengincar misi yang lebih berbahaya agar dirinya dapat menjadi lebih kuat sehingga tak ada lagi rekan yang akan mati di hadapannya.

~Tamat.~


KATA - KATA NATALIA

Where is my target?
Dimana targetku?

Fate forced me to become an assassin
Takdir memaksaku untuk menjadi seorang pembunuh

A truly wise man will not tell me the truth
Orang yang benar - benar bijak tak akan memberitahuku kebenaran

One life is just enough
Satu kehidupan saja sudah cukup

Give me name and I will give you blood
Berikan aku nama dan aku akan memberimu darah

What's the truth?
Apa itu kebenaran?

It wasn't me who choose King of Light, but the king choosen me
Bukanlah aku yang memilih King of Light, tetapi dialah yang memilihku

We served the light while working on the dark
Kami melayani cahaya ketika bekerja dalam kegelapan

Ultimate

Nothing is true!
Tidak ada yang benar!

Death

My death... bring me... peace
Kematianku... bawakan aku... kedamaian

***

Sekian pembahasan saya terkait kisah hero Natalia. Apabila ada dari kalian yang menginginkan pembahasan kisah hero Mobile Legends lainnya, silahkan tulis saja di kolom komentar.

Jangan lupa untuk selalu kunjungi teh90blog.com, karena blog ini akan terus memberikan info yang menarik terkait game Mobile Legends.

Terima kasih.

0 Response to "Kisah Hero Natalia: Sang Pembunuh Bayaran dari Moniyan Empire"

Posting Komentar

*Berkomentarlah sesuai dengan isi postingan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel