Mengapa Role Roamer Selalu Sepi Peminat? Ini Alasannya! - Teh90blog

Mengapa Role Roamer Selalu Sepi Peminat? Ini Alasannya!

Kenapa Roam Ga Laku

Dalam sebuah game MOBA, tak terkecuali di game Mobile Legends, kerjasama tim adalah faktor terbesar untuk mendapatkan kemenangan sebab setiap player-nya memiliki role dan jobdesk-nya sendiri - sendiri.

Role jungler bertugas mengamankan objektif hutan, gold laner sebagai damage dealer, mid laner buat poking dan rotasi, lalu ada satu role nih yang paling terlupakan, siapa lagi kalau bukan roamer.

Jika dibandingkan dengan keempat role lainnya, roamer adalah yang paling memiliki sedikit peminat. 

Buktinya jika kalian memilih roamer waktu mau matchmaking, udah pasti kalian bakal dapet role tersebut, menandakan bahwa jarang ada orang yang mau memakai roamer.

Lantas apa saja sih faktor yang menyebabkan role roamer ini sepi peminat? Daripada penasaran, mari langsung saja kita masuk ke dalam pembahasannya:


1. Punya Jobdesk Sangat Berat, Namun Perannya Kurang Dihargai

Gatotkaca Mobile Legends

Roamer
adalah satu - satunya role di Mobile Legends yang paling multifungsi sejak awal game. Kalian wajib peka terhadap kondisi di map, sebab jika ada satu hero yang membutuhkan bantuan, kalian harus segera mendatanginya.

Roamer juga berperan untuk memberikan pressure musuh dengan bermain rusuh. Contohnya kayak Franco dan Hilda yang hobi banget main rusuh ke area jungle musuh biar jungler mereka tidak bisa farming dengan leluasa.

Itu semua belum ditambah dengan tugas open map, inisiasi team fight, kaiting, dll

Begitu kompleksnya tugas seorang roamer dalam sebuah match, namun jika dia melakukan satu kesalahan kecil saja, seluruh rekan tim akan langsung menyalahkannya.

Udah tugasnya banyak, tapi rawan kena hujat, makanya role roamer pun jadi minim peminatnya karena ya siapa juga yang mau kena hujat. 

Kita main game kan buat have fun, bukan buat nambah stress.


2. Tidak Punya Damage

Atlas Mobile Legends

Di game Mobile Legends, tanda kalian di cap sebagai "Pro" di mata publik adalah bisa dapet kill yang banyak. Kalau kalian dapet banyak kill, kalian pasti bebas mau ngelakuin apa saja. 

Kalau gitu konsepnya, terus gimana nasib para roamer?
Ya sudah pasti sangat miris, sebab role roamer haram hukumnya untuk mendapatkan kill. Apalagi di META sekarang yang mayoritas peran roamer di dominasi oleh hero tank initiator.

Bagi para roamer, dapet kill hanyalah bonus sebab tugas utama mereka bukan buat nge-kill hero musuh, melainkan buat menyusahkan mereka saja. 

Untuk urusan dapetin kill itu tugas para hero damage dealer seperti marksman dan jungler.

Maka dari itu, sangat jarang yang mau suka rela menjadi roamer di game Mobile Legends, sebab main sebagai roamer tuh nggak se-seru main role lain yang bisa bantai - bantai musuh.

Yaudah main hero roam yang damage dong bang?
Ya silahkan kalian coba saja kalau kuat nahan bacotan dari rekan tim kalian, sebab dengan kalian memilih hero roam damage, otomatis di tim kalian nggak akan ada hero yang bisa buka map, tim kalian pun jadi gampang kena gank, akhirnya kalian juga yang bakal disalahin.


3. Kerap Menjadi Kambing Hitam

Tigreal Mobile Legends

Sudah saya singgung di poin sebelumnya kalau role roamer itu gampang disalahin. Miss ulti dikit aja langsung kena rujak sama satu tim, telat melakukan rotasi juga kena komplain, apalagi kalau sampai offside terlalu dini waktu team fight, auto kelar dah tuh.

Ada banyak banget hal yang bisa di komplain dari seorang roamer, makanya role ini kerap sekali di kambing hitamkan.

Tim kalian kalah gold? Salahin roamer karena nggak pernah rotasi.

Tim kalian kalah objektif? Salahin roamer lagi karena nggak buka map. Padahal aslinya bisa aja kan kalian kalah objektif karena retri jungler kalian yang Indomaret.


4. Nggak Bisa Nggendong Tim

Belerick Mobile Legends

Roamer
adalah role yang sangat mengandalkan "kerjasama tim", sebab tugasnya adalah untuk mancing - mancing skill musuh, atau buat montage dengan ngasih efek cc ke banyak hero musuh sekaligus.

Mau kayak gimana pun jenisnya, roamer tetep butuh hero lain buat "ngasih damage".

Terus bagaimana jika dapat damage dealer yang nggak bisa main?
Sebagai seorang roamer kan peran kalian hanyalah sebagai support doang sembari berharap damage dealer-nya dapet banyak kill. Kalau damage dealer-nya nggak bisa nge-kill, maka tamat lah sudah.

Beda jauh tuh jika kalian main role lain, exp laner deh misalnya. Selain bisa buat main rusuh, hero exp laner juga bisa ngasih damage yang cukup buat numbangin musuh.

Jadi mau dikeroyok pun masih ada kemungkinan buat hero tersebut bisa membalikkan keadaan.

Kalau roamer yang kena keroyok? Yaudah cuma bisa terima nasib aja. Percuma juga nyerang balik orang punya damage aja kagak.


5. Harus Bisa Multitasking

Carmilla Mobile Legends

Terkadang waktu main Mobile Legends kan rasanya buat seru - seruan aja, nggak banyak mikir, cuma tap - tap in skill buat farming

Main santai lah pokoknya buat habisin waktu luang.

Tapi sayangnya hal itu tidak akan bisa kalian lakukan jika bermain sebagai roamer. Tugas roamer yang banyak selalu menuntut kalian untuk melakukan banyak hal. 

Hal se-simple lihat musuh lagi nge-buff aja wajib di infoin ke rekan tim. Belum lagi kalau udah ada hero yang pakai ultimate, wajib langsung kasih info "no ulti".

Banyak banget yang harus dipikirkan seorang roamer di sepanjang match, makanya jarang ada orang yang pakai sebab mayoritas player Mobile Legends itu main buat have fun doang, nggak mau yang ribet banyak mikir.

***

Itulah 5 alasan mengapa roamer di game Mobile Legends selalu sepi peminat.

Buat para roamer gimana nih pendapat kalian? Beritahu saya di kolom komentar tentang keluh kesah kalian selama bermain sebagai roamer.

Jangan lupa selalu kunjungi blog ini untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar game Mobile Legends.

Terima kasih.

0 Response to "Mengapa Role Roamer Selalu Sepi Peminat? Ini Alasannya!"

Posting Komentar

*Berkomentarlah sesuai dengan isi postingan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel