Kisah Hero Alpha: Cyborg Laboratorium 1718 Pengganti Saber - Teh90blog

Kisah Hero Alpha: Cyborg Laboratorium 1718 Pengganti Saber

Kisah Hero Alpha

Kelahiran manusia biasanya merupakan hal yang memiliki simbol harapan. Namun bagi kehidupan buatan yang diciptakan oleh Laboratorium 1718, apa yang ada di balik permukaan mereka tidak lebih dari konspirasi jahat dan pembunuhan, tanpa karunia ataupun kebahagiaan. Cyborg Alpha merupakan salah satu bentuk ekstrem dari kehidupan buatan yang diciptakan oleh mereka.

Lima puluh tahun yang lalu, seorang ilmuwan hebat bernama Dr. Baker memutuskan untuk memisahkan diri dari Eruditio, karena perbedaan pemikirannya tentang eksperimen manusia. Didorong oleh mimpi augmentasi manusia sebagai sarana untuk memajukan peradaban, dia kemudian mendirikan Laboratorium 1718 di sebuah pulau terpencil. Sejauh yang Dr. Baker ketahui, meskipun dia dan laboratoriumnya telah terpisah dari Eruditio, tujuan akhir mereka tetaplah sama, yaitu untuk mewujudkan masa depan yang sejahtera bagi umat manusia.

Namun, apa yang tidak pernah dia perkirakan adalah sejak bergabungnya ilmuwan gila tambahan ke dalam tim laboratoriumnya, tempat tersebut mulai tak terkendali. Kegilaan mereka pun kini sudah berada di puncaknya, hingga pada akhirnya Profesor Giraad tega membunuh Dr. Baker yang merupakan rekannya sendiri hanya untuk mendapatkan semua kendali atas Laboratorium 1718. Namun sayangnya, harga diri dan daya tarik dari Profesor Giraad lebih rendah dari Dr. Baker, yang menyebabkan timbulnya konflik kepentingan dengan banyak pihak yang memiliki pemikiran yang berbeda - beda.

Bernasib sama dengan Dr. Baker, Octavius merupakan ilmuwan lain yang diusir dari Eruditio karena tujuannya untuk menciptakan manusia yang keseluruhannya terdiri dari bahan mekanis dengan kesadaran mereka sendiri. Hal itu tentu sangat bertentangan dengan ilmuwan lainnya yang memiliki obsesi dengan manusia dan biologis. Oleh karena itulah, Octavius mulai bergabung ke laboratorium 1718 untuk mewujudkan impiannya yang selama ini tidak bisa dia dapatkan di Eruditio. Setelah resmi bergabung di Laboratorium 1718, Octavius langsung mengusulkan proyek "Alpha - Beta", sebuah rencana yang akan menghasilkan sepasang anak kembar superpower yang dinamainya dengan Alpha dan Beta.

Quote Alpha

Namun, para ilmuwan gila lainnya yang memiliki posisi lebih tinggi di Laboratorium 1718 sama sekali tidak tertarik dengan proyek seperti itu, sehingga akhirnya proyek "Alpha - Beta" pun dibatalkan. Akan tetapi, Octavius tetap sabar menunggu hingga mendapatkan sebuah kesempatan. Hingga tiba suatu masa dimana Octavius hampir mengalami kehancuran total. Di kegelapan malam itu, Saber manusia yang dikembangkan tidak dapat lagi menahan siksaan dari sistem yang memanipulasi sistem sarafnya. Dia menyebabkan kerusakan pada sebagian besar bagian dari Laboratorium 1718 dan melarikan diri, Laboratorium milik Octavius juga tidak luput dari kekacauan. Sejumlah besar peralatan ilmiah yang mahal telah rusak, dan Beta yang masih dalam tahap pengembangan telah hancur total, menyisakan Alpha yang belum dipasang di tubuhnya sendiri. Hampir seluruh jerih payah Octavius selama bertahun - tahun kini habis terbakar.

Melihat seluruh proyeknya hangus, Octavius tertawa terbahak - bahak, para ilmuwan lain di sekitarnya berpikir bahwa Octavius telah menyerah dan menjadi gila. Namun siapa sangka, ternyata Octavius tertawa karena dia tahu bahwa ini adalah saat yang tepat baginya untuk memperoleh sebuah kesempatan yang selama ini dia tunggu. Kekacauan yang dibuat oleh Saber saat melarikan diri telah menimbulkan bencana bagi rencana "Senjata Manusia" yang merupakan eksperimen pimpinan Profesor Giraad. Rencananya, Saber akan digunakan untuk menghancurkan kota Eruditio yang telah mempermalukan ilmuwan seperti mereka, namun setelah Saber melarikan diri, rencana itu pun gagal. Setelah rencananya gagal total, Profesor Giraad mendapatkan kritik keras dan dipaksa keluar dari posisinya. Pada saat inilah Octavius mendapatkan kesempatannya, dan mengajukan pendapatnya dengan lantang.

"Cyborg yang memiliki kesadaran hanya akan menghadirkan pengkhianatan, namun lain halnya dengan manusia buatan yang murni, mereka akan selalu patuh pada prinsip Laboratorium 1718."

Sejak dulu, proyek Alpha - Beta milik Octavius memang menjadi pilihan kedua setelah proyek dari Profesor Giraad, dan kini setelah profesor tersebut tumbang, maka tak ada lagi yang bisa dilakukan kecuali menjalankan proyek Alpha - Beta tersebut. Dengan kekuatan super dan teknis yang ada di Laboratorium 1718, Alpha pun tercipta. Penampilannya mirip dengan seorang ksatria yang mengenakan baju besi berat. Seperti yang telah direncanakan oleh Octavius, dia memiliki kesetiaan yang tidak tergoyahkan kepada Laboratorium 1718. Selain itu, dia juga memiliki teknologi terbaru dalam hal kekuatan dan sistem persenjataan, seluruh kemampuannya jauh melebihi makhluk robotik lain yang diciptakan oleh para ilmuwan.

Alpha memiliki tubuh dari daging dan korteks yang sama dengan laki - laki dewasa, namun pada kenyataannya, dia masih seperti bayi yang baru saja lahir. Seperti boneka, dia akan selalu bergantung kepada Octavius dan selalu membantunya dalam berbagai situasi apapun. Misi pertama yang diberikan kepada Alpha adalah mengalahkan sang pengkhianat, Saber.

Selama menjalankan misi tersebut, Alpha membawa teman spesialnya, sebuah mesin tempur canggih yang dinamai dengan Beta. Kemudian, mereka mulai menjalankan misi untuk menemukan Saber. Akan tetapi, terdapat satu hal yang bahkan sang pencipta mereka, Octavius, tidak memprediksikannya, bahwa benih dari pikiran yang hidup mulai tumbuh dalam pikiran Alpha. Entah bagaimana caranya, Alpha dapat mengingat dengan jelas saat  Saber mengkhianati mereka, dia dan Beta telah mencapai kesadaran di saat yang bersamaaan, dan mereka sudah terhubung satu sama lain pada level yang lebih dalam. Ketika Saber menerobos ke dalam Laboratorium dan menebas Beta, Alpha telah merasakan apa yang telah membuat Beta hancur seolah - olah itu miliknya, dan juga perasaan baru yang menyakitkan, meskipun saat itu dia bahkan tidak tahu itu apa.

Jika dilihat dari sudut pandang manusia, perasaan yang dialami Alpha dapat digambarkan sebagai "kebencian". Koneksi kesadaran Beta dan Alpha begitu kuat, seolah - olah mereka adalah satu kesatuan. Ini adalah ikatan yang kuat, lebih dari sekedar hubungan darah seperti yang dialami oleh umat manusia. Lebih dari sekedar mesin yang diciptakan secara bersamaan, mereka adalah saudara sejati yang muncul secara bersamaan. Dan Saber telah merusak ikatan tersebut.

Quote Alpha

Pada malam yang gelap dan diselimuti oleh badai, Alpha bertemu dengan Saber. Saat pertama kali mereka saling beradu pedang, Alpha mengalami kerusakan yang berat dan Saber telah siap untuk menghabisinya. Namun pada saat itulah Beta menyerang di antara mereka untuk menghalanginya. Hal yang paling mengejutkan, Saber malah menyimpan pedangnya. Dia memandang ke arah Alpha dan Beta, keduanya dalam keadaan menyesal. Dia pernah dikendalikan oleh Ilmuwan Laboratorium 1718. Namun, sekarang dia melihat bahwa di balik daging dan kerangka mekanis mereka terdapat kemungkinan yang lebih besar. Saber pun tersenyum, seolah - olah memprovokasi Alpha, dan berbicara pelan dengan nada mengejek:

"Kamu adalah makhluk tidak berjiwa yang tidak akan pernah dapat mengalahkanku dalam pertempuran."

Menghilang dalam lebatnya hujan, sebuah pertanyaan mulai menghantui dalam pikiran Alpha, "sebenarnya, apa yang dia maksud dengan jiwa?"

Alpha tidak menyerah dengan aksi balas dendamnya, dan dia percaya bahwa rahasia dari "jiwa" yang disebutkan oleh Saber pasti merupakan hal yang membuat dirinya menjadi lebih kuat. Ketika badai mulai mereda, Alpha terhuyung dengan Beta di pelukannya, pikirannya penuh dengan 

"Jiwa adalah kekuatan. Aku harus menemukan jiwa!"

~Tamat.~


KATA - KATA ALPHA

Test, Alpha is online
Tes, Alpha telah diaktifkan

What are you to me, Beta?
Apa artinya bagiku, Beta?

I am the true mode number one
Aku lah ciptaan pertama yang sesungguhnya

Beta, initiate tracking sequence
Beta, aktifkan program pelacakan

I am not human, but something more
Aku bukan manusia, tapi sesuatu yang lebih dari itu

Pitiful, half mech
Menyedihkan, setengah mesin

I fight where I am told
Aku bertarung sesuai perintah yang diberikan

By the hearth, of steel and code
Hatiku terbentuk dari besi dan kode

Target locked, Beta on the way
Target terkunci, Beta sedang dalam perjalanan

Absolute loyalty to the creator
Kesetiaan penuh kepada sang pencipta

Trapped, by no flesh or blood
Terjebak, tanpa daging atau darah

Saber, a clumsy work in progress
Saber, sebuah ciptaan yang gagal

No other way than the Alpha way
Tidak ada jalan lain selain jalan Alpha

Time to upgrade the system
Waktunya untuk meningkatkan sistem

Motion, synchronization complete
Sinkronisasi pergerakan selesai

Execution, at its finest
Eksekusi yang sempurna

Recharged. Alpha standing by
Terisi penuh. Alpha siap beraksi

Ultimate

Breakable being!
Makhluk lemah!

Death

What is death?
Apa itu kematian?

Log... uploaded
Log... diperbarui

***

Sekian pembahasan saya terkait kisah hero Alpha. Apabila ada dari kalian yang menginginkan pembahasan kisah hero Mobile Legends lainnya, silahkan tulis saja di kolom komentar.

Jangan lupa untuk selalu kunjungi teh90blog.com, karena blog ini akan terus memberikan info yang menarik terkait game Mobile Legends.

Terima kasih.

0 Response to "Kisah Hero Alpha: Cyborg Laboratorium 1718 Pengganti Saber"

Posting Komentar

*Berkomentarlah sesuai dengan isi postingan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel