Review Game Kingshot, Apakah Sesuai dengan Iklannya?
06/05/26
0 Komen
Strategi marketing yang gila - gilaan dan gak masuk akal nampaknya sedang menjadi tren di kalangan developer game mobile untuk mendapatkan banyak pemain baru dengan cepat.
Dan yap, hasilnya juga sudah berbicara. Game yang promosinya ada dimana
- mana kayak Rise of Kingdom, Doomsday, dan Kingshot semuanya
serentak memiliki total unduhan yang sangat tinggi, bahkan hingga mencapai
ratusan juta unduhan.
Namun, apakah game - game tersebut menampilkan gameplay yang sesuai
dengan iklannya?
Biar nggak penasaran, akhirnya saya pun mencoba memainkan salah satunya. Yap,
sesuai yang udah kalian lihat di judul postingan ini, saya akhirnya mengunduh
game Kingshot.
Setelah memainkannya selama beberapa hari, berikut review dari saya
mengenai game Kingshot ini.
A. SEKILAS TENTANG KINGSHOT
Kingshot adalah game action strategy buatan
Century Games yang menggabungkan elemen base building dan
combat action heroes dalam gameplay-nya.
Sebenarnya konsepnya gak jauh berbeda dari iklannya, kalian sebagai player
ditugaskan untuk mempertahankan base kalian dari serangan musuh yang berusaha
menginvasi kota kalian.
Akan tetapi, sayangnya hal tersebut hanya semacam sebuah fitur kecil dalam
game ini, sebab hampir seluruh elemen combat dalam
game ini dapat dijalankan secara otomatis (idle), bukan kayak di iklan
dimana kalian bisa dengan bebas mengontrol karakter kalian.
Jadi, kalau dibilang scam ya sebenarnya iya, tapi juga nggak. Soalnya
gameplay yang mereka tampilin di iklannya itu emang beneran ada, hanya
saja gameplay tersebut hanya sebagai selingan, bukan hidangan
utamanya.
B. KELEBIHAN DAN KELEMAHAN
Kelebihan
1. Punya Unsur Strategi yang Dalam
Walaupun mayoritas gameplay-nya dijalankan oleh bot, namun ternyata
game Kingshot ini punya unsur strategi yang cukup kompleks, mulai dari
manajemen building untuk membangun kota,
upgrade hero, penempatan hero di battlefield, dll.
Statistiknya juga cukup lengkap, kalian bisa memantau persentase kebahagiaan
para warga kota, bahkan hingga mengecek statistik kesehatan mereka.
2. Adanya Fitur Aliansi
Nggak lengkap rasanya jika game kayak gini gaada fitur aliansinya.
Lewat fitur aliansi ini, kalian dapat bekerja sama dalam
event bersama rekan satu aliansi kalian untuk mendapatkan hadiah yang
besar.
Tak hanya itu, kalian juga bisa membantu sesama anggota aliansi untuk
mempercepat progress pembangunan kota.
Fitur aliansi memang menjadi salah satu daya tarik utama dari game ini,
sebab hanya dari fitur inilah kalian bisa "mabar" dengan player lain.
3. Visual Game dan Desain Karakternya yang Halus
Jujur saja kalau bukan karena visualnya yang halus dan ringan, mungkin saya
udah nyerah lebih cepat saat memainkan game ini.
Nampaknya developer-nya benar benar serius dalam mengembangkan
game ini, terlihat dari visual dalam game-nya yang seluruhnya
tampak sempurna, pergerakan karakternya juga gak kaku.
Saya juga suka dengan desain bangunan dalam game ini yang dibuat
menyerupai bangunan era medieval, lengkap dengan beragam jenis pasukannya yang
masih terkesan kuno, cocok lah ama temanya.
Hanya saja, game ini masih terasa sangat kosong karena nggak ada unsur
spesialnya jika dibandingkan dengan game serupa lainnya.
4. Tidak Ada Iklan
Buat kalian yang pengen bebas dari gangguan iklan waktu main game,
Kingshot ini menjadi salah satu solusi yang tepat, sebab di
game ini kalian tidak akan menjumpai satu pun iklan di dalamnya.
Good job buat pihak developer-nya yang nggak kikir dengan tidak
memasukkan satu pun iklan ke dalam game Kingshot.
Tapi, sebagai gantinya, kalian bakal ngelihat banyak sekali opsi
top up yang ditawarkan dalam game ini, mulai dari
top up pengguna awal, diskon top up bulanan, dll.
Pokoknya ada banyak banget deh opsi top up-nya, sampe nggak kehitung
jumlahnya.
Kelemahan
1. Nggak Sesuai dengan Gameplay di Iklannya
Walau ada gameplay-nya yang mirip sama iklan, tapi tetep aja
game ini masih tergolong melakukan scam, sebab
gameplay utama yang disajikan sangat jauh berbeda dari iklannya.
Alih - alih mendapatkan game action yang intens dengan menghadapi
gelombang musuh yang banyak, Kingshot malah memfokuskan
gameplay-nya kepada manajemen resource dan
town building.
Tapi ya sebenarnya udah kelihatan gak sih dari awal, yakali game-nya
bakal intens banget sejak awal kayak yang ditampilin di iklan. Mimpi doang itu
mah.
2. Pay-to-Win (P2W)
Yap, itu artinya kalian sebagai player akan terus diperas untuk
melakukan top up, entah itu untuk mempercepat progress
upgrade hero, upgrade bangunan, menambah tukang, atau hanya sekadar
membeli dekorasi seperti skin balai kota, dll.
Seperti yang udah saya singgung sebelumnya, game ini memang punya
banyak penawaran untuk melakukan top up, terlebih dengan adanya sistem
"combat power"membuat kalian mau nggak mau harus terus
top up biar akun kalian bisa mendominasi lawan dengan lebih mudah.
Makin tinggi combat power akun kalian, maka makin enak juga buat
ngalahin musuh.
3. Grinding-nya lama
Nggak usah top up kan gapapa bang, tinggal grinding lewat event aja.
Kalau kalian mau kayak gitu sih juga gak masalah. Tapi, perlu saya ingatkan
bahwa progres grinding dalam game ini sangat nggak masuk
akal susahnya jika dibandingkan dengan player yang top up.
Mau tidak mau kalian harus spend banyak waktu setiap harinya untuk
memainkan game ini, sebab kalau nggak kayak gitu, progres kalian bakal
berjalan sangat lambat.
Reward dari event yang tergolong nanggung juga menjadi faktor
lain kenapa grinding di game Kingshot ini terasa tidak
worth it.
Udah gitu, gak ada jaminan sama sekali untuk mendapatkan hero yang
over power di fitur gacha-nya, membuat gap antara
player free to play dengan player sultan semakin jauh.
4. Fitur PvP yang tidak Seimbang
Entah obat apa yang dikonsumsi sama developer-nya, yakali
player yang baru instal bisa ketemu sama player yang levelnya
tinggi waktu main PvP, ya gimana cara menangnya coba.
Matchmaking di game ini sama sekali tidak pandang bulu, mau
kalian level 1, 10, 100, nggak akan ada bedanya, kalian tetep bakal ketemu
lawan yang jauh lebih kuat dari kalian.
Faktor itulah yang makin membuat game ini terasa kurang untuk
dimainkan, sebab akun kalian akan selalu tertindas kalau terus main tanpa
melakukan top up.
PvP nya nggak adil, sangat Pay to Win, grinding-nya
susah, penawaran top up-nya berlebihan, ada banyak banget deh kurangnya
kalau dibandingin sama kelebihannya.
C. SPESIFIKASI
Kingshot nggak butuhin device yang tinggi kok, hanya dengan berbekal RAM 4 GB
dan memori internal kosong 5 GB aja kalian udah bisa mainin game ini
dengan lancar.
Untuk detailnya bisa kalian lihat di bawah ini:
OS : Android 7.0 atau yang lebih tinggi
RAM : 4 GB
Memori Internal : 5 GB kosong
D. GAMEPLAY
E. SCORE
3/10
Score 3 saya berikan murni hanya untuk grafis dari game ini yang
memanjakan mata, sama keputusan pihak developernya yang tidak memasukkan iklan
yang mengganggu ke dalam game-nya.
Selain hal tersebut, nggak banyak yang bisa diunggulin dari game ini,
gameplay-nya sangat biasa, tipikal game yang seru di beberapa
jam awal doang, abis itu mulai kerasa bosen karena gameplay-nya mulai
monoton
***
Sekian review game Kingshot dari saya.
Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian tertarik buat mainin game ini?
Kasih tau saya di kolom komentar yaa.
Jangan lupa selalu kunjungi blog ini untuk mendapatkan informasi menarik
seputar game.
Terima kasih.
TAGS:
Action
City Building
Game Android
Strategy



0 Response to "Review Game Kingshot, Apakah Sesuai dengan Iklannya?"
Posting Komentar
*Berkomentarlah sesuai dengan isi postingan