Review Singkat Film The Green Knight (2021) - Teh90blog

Review Singkat Film The Green Knight (2021)

The Green Knight

The Green Knight
merupakan film adaptasi dari salah satu puisi yang terkenal di abad ke-14 dengan tajuk "Sir Gawain and The Green Knight". Hal inilah yang menyebabkan mengapa nuansa dari film ini dipenuhi dengan nuansa seni yang bergaya historis, menampilkan era legenda Arthuria, dimana kehormatan terletak diatas segalanya. Diproduksi oleh A24 yang terkenal dengan genre horor modern-nya, seperti Hereditary dan Midsommar, maka wajar saja jika atmosfer menegangkan seperti yang ada di 2 film tersebut akan kalian rasakan kembali ketika menonton film ini.

The Green Knight menceritakan tentang kisah Sir Gawain, keponakan Raja Arthur yang berusaha mendapatkan kehormatan dengan menyanggupi tantangan dari Green Knight, yang merupakan sosok monster hutan untuk ikut bermain dalam permainannya saat hari natal. Pada awalnya, permainan tersebut tampak hanya seperti permainan biasa, namun ternyata akhir dari permainan itulah yang nantinya akan menguji kehormatan yang pantas dimiliki oleh Sir Gawain itu sendiri.

Sebagian besar cerita dalam film ini akan berfokus kepada perjalanan yang dilakukan oleh Sir Gawain untuk menemukan Green Knight, melewati berbagai kawasan hutan dan sungai yang tentu akan sangat membosankan untuk dilihat mengingat pemandangan seperti itu merupakan hal yang biasa dalam sebuah perjalanan. Akan tetapi, hal tersebut tertutup oleh bagusnya kualitas akting dari Dev Patel, pemeran Sir Gawain yang sangat menarik untuk dilihat. Walaupun dialog yang dibawakannya bisa dibilang sangat sedikit, namun pembawaannya sangat bagus untuk mencerminkan Sir Gawain yang penuh dengan kebimbangan dan keraguan.

Sir Gawain
Dev Patel, pemeran Sir Gawain yang cukup mendapat perhatian sepanjang film ini berlangsung
Sepanjang perjalanan yang dilakukan Sir Gawain ini nantinya juga akan dipenuhi dengan berbagai rintangan yang menurut saya sendiri lebih seperti cobaan untuk mendapatkan sebuah kehormatan yang pantas. Contohnya saja, seperti saat scene dimana Sir Gawain bertemu dengan Winfred, seorang roh perempuan yang meminta bantuan Sir Gawain untuk mengambil kepalanya yang terputus di dasar sebuah mata air. Sir Gawain seharusnya tidak menanyakan imbalan setelah dia melakukan bantuan tersebut, karena perilaku itu tidak mencerminkan seperti seorang ksatria yang penuh dengan kehormatan.

Hal serupa juga terjadi saat Sir Gawain menyanggupi godaan My Lady menawarkan sebuah mantra yang nantinya akan diikatkan ke pinggang Sir Gawain untuk melindunginya dari berbagai gangguan sihir dan ilmu hitam lainnya. Sir Gawain langsung menyanggupi godaan dari My Lady tersebut yang pada akhirnya hal tersebut membuat My Lady menganggap Sir Gawain sebagai seorang yang bukan merupakan ksatria.

Akhir cerita dari film ini juga berhasil memberikan pertanyaan yang besar bagi penontonnya, terlebih lagi bagi kalian yang tak mengetahui legenda Arthuria. Akan tetapi, alur cerita yang disuguhkan seakan membuat kita tertarik untuk terus menontonnya sampai film ini berakhir. Film ini jelas mengingatkan saya dengan film produksi A24 lainnya yang berjudul The Killing of a Sacred Deer, dimana makna akhir cerita dalam film tersebut tidak ditampilkan secara jelas, namun dibuat untuk menambah keingintahuan penontonnya untuk mencari tahu lebih dalam tentang legenda apa yang diangkat dalam filmnya.

The Green Knight mungkin tidak memiliki ending yang mudah untuk disimpulkan, namun secara garis besar, film ini berhasil menceritakan tentang bagaimana sebuah adaptasi dari sebuah karya seni itu sendiri. Mulai dari nuansanya saja, film ini sudah menggambarkan layaknya seperti sebuah penggalan dari sajak puisi dengan bagian filmnya yang tampak diceritakan dengan bab - babnya tersendiri.

Film ini juga kaya akan amanat, dimana dalam ending-nya nanti kalian akan mengetahui bahwa kehormatan yang diperoleh dengan cara yang tidak adil pada akhirnya akan berdampak juga bagi kehidupan di masa yang akan datang. Setiap keputusan yang diambil, setiap tindakan yang dipilih, itu semua pasti akan menimbulkan sebuah akibat yang setimpal.


Score 

8/10

Nilai 8 saya berikan pada The Green Knight, karena film ini sejak awal sudah menyajikan nuansa yang menarik jika dibandingkan dengan film lainnya. Kualitas musik dan pilihan backsong yang digunakan dalam film ini juga pantas diacungi jempol. Selain itu, kualitas akting dari Dev Patel yang memerankan Sir Gawain juga sangat menarik untuk dilihat sehingga menambah nilai positif dari film ini.

Melihat dari berbagai keunikan yang ditampilkan, saya rasa The Green Knight memang layak menjadi tontonan yang bagus bagi kalian yang ingin melihat film dengan alur cerita simple, namun kaya dengan nilai pembelajaran. Ditambah juga dengan banyaknya review positif dari para kritikus film, maka tak ada salahnya lagi untuk memasukkan The Green Knight ini dalam list tontonan film kalian.

***

Sekian postingan saya kali ini terkait review film The Green Knight. Beritahu saya di kolom komentar mengenai pendapat kalian mengenai film The Green Knight ini.

Jangan lupa juga untuk selalu kunjungi teh90blog.com untuk mendapatkan review film menarik lainnya.

Terima kasih.

0 Response to "Review Singkat Film The Green Knight (2021)"

Posting Komentar

*Berkomentarlah sesuai dengan isi postingan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel