Escape Room: Tournament of Champions (2021) Film Review - Teh90blog

Escape Room: Tournament of Champions (2021) Film Review

Escape Room: Tournament of Champions

Mengingat betapa suksesnya film Escape Room yang dirilis pada tahun 2019, maka tak heran jika film ini memiliki sekuel yang akhirnya di tahun ini dengan judul Escape Room: Tournament of Champions. Sekuel Escape Room nampaknya tidak ingin merubah atmosfer ketegangan yang sudah dibangun sejak film pertamanya yang dirilis 3 tahun lalu, yang membuat Adam Robitel terpilih kembali menjadi sutradara dalam sekuel film thriller psikologis yang satu ini.

Dikarenakan Escape Room masih dipegang oleh orang yang sama, maka dari itu saya berharap besar saat film ini dirilis, berharap bahwa genre thriller psikologis garapan Adam Robitel yang dibawakan di tahun 2019 dulu masih terasa lagi dalam film sekuelnya ini. Dan benar saja, Escape Room: Tournament of Champions ternyata memberikan sensasi yang sama menegangkannya dengan film pertamanya. Bahkan, dalam sekuelnya ini, kesulitan teka tekinya kayak lebih menantang, mungkin karena pesertanya merupakan orang yang sudah pernah memenangkan permainan tersebut, makanya tingkat kesulitannya sekarang lebih tinggi lagi, I don't know. Yang jelas, Escape Room:Tournament of Champions pasti akan membuat kalian deg degan dengan berbagai jebakannya yang bikin ngilu saat nontonnya.

Meneruskan cerita film pertamanya, Escape Room: Tournament of Champions akan menampilkan lagi Zoey dan Ben yang ingin berusaha mengungkap identitas perusahaan Minos yang menjadi dalang atas seluruh permainan mematikan yang mereka alami dulu. Berbekal dengan koordinat yang berhasil Zoey pecahkan dari logo perusahaan Minos, mereka berdua bertekad untuk datang ketempat tersebut dan berusaha mengungkap kebenarannya, sebelum akhirnya mereka terjebak kembali ke dalam permainan yang baru bersama para pemenang lainnya.

Escape Room: Tournament of Champions

Cerita dari Escape Room: Tournament of Champions pada dasarnya masih sama dengan film pendahulunya, para pemain diharuskan menyelesaikan sebuah teka teki agar dapat keluar dari ruangan sebelum jebakan yang ada di ruangan tersebut melahap nyawa mereka. Jika kalian telah menonton film thriller serupa seperti Saw dan Cube, maka format dari film ini dapat kalian lihat dengan jelas. Akan tetapi, jika kalian baru pernah menonton film dengan format seperti ini untuk pertama kalinya, maka siap siap saja untuk sering menutup mata karena jebakannya emang bikin ngilu walaupun jebakan tersebut kadang nggak menelan korban. 

Contohnya saja seperti saat scene dimana mereka terperangkap di sebuah ruangan berbentuk bank dengan jebakan sinar laser yang dapat menembus kulit dalam sekali sentuh doang. Walaupun terlihat simple dan kadang laser tersebut cuman kayak nggores doang, tapi scene itu sudah memberikan ketegangan yang ekstra, karena penontonnya pasti berpikiran kalo lasernya bisa aja tuh nongol di atas kepala atau langsung ngiris badan jadi dua.

Tak hanya menampilkan para pemain yang sedang berjuang menghadapi jebakan, film ini juga mengembangkan plot-nya ke orang yang menjadi dalang atas pembuatan semua jebakan tersebut. Jika kalian masih ingat, di akhir film Escape Room (2019) dulu terdapat scene tambahan dimana terdapat suara seorang pria misterius muncul setelah jebakan simulasi pesawat jatuh selesai dioperasikan. Scene tersebut secara nggak langsung menjelaskan bahwa jebakan yang telah disiapkan ternyata dibuat dengan sengaja dan telah mengalami berbagai tahapan simulasi sehingga peluang selamat dari setiap jebakan bisa dipersentasekan dengan jelas. Semua aktivitas juga telah dikoordinasi dengan baik oleh pimpinannya yang akan muncul dalam sekuel film ini.

Untuk menjelaskan tokoh antagonisnya tersebut, akan ada sedikit flashback ke tahun 2003 yang menceritakan sedikit tentang keluarga yang menjadi dalang gambaran proses jebakan - jebakan mematikan tersebut dirancang. Film ini secara nggak langsung juga menjelaskan bahwa seluruh permainan mematikan yang ditampilkan merupakan sebuah bisnis dari para orang kaya yang sedang bersenang - senang dengan melihat para pemain dari permainan tersebut menderita. Hal seperti itu memang sudah sering ditampilkan dalam sebuah film, akan tetapi cerita yang ditampilkan berbeda - beda, sehingga membuat saya seakan selalu addict untuk terus menonton film lain dengan genre serupa. 

Sama halnya dengan Escape Room ini, mungkin jika dilihat secara garis besar, film ini akan sama dengan Saw, Cube, dan The Furies. Akan tetapi, jika kalian melihat dari sisi bagaimana cerita dalam film ini ditampilkan, maka Escape Room akan menjadi sebuah film thriller yang sangat menarik untuk dilihat berulang - ulang. Kalau menurut saya sendiri, 2 film Escape Room ini bagaikan film Saw versi modern, karena tipe jebakannya sama - sama mematikan, dan peluang untuk selamat udah hampir 0%.

Oiya, tak lupa juga bahwa film ini memiliki plot twist yang akan muncul di akhir film. Untuk plot twist-nya sendiri nggak akan saya jelaskan karena takut spoiler, jadi mending kalian tonton aja dulu deh filmnya, terus baru tulis di kolom komentar kira - kira siapa tokoh antagonis yang sebenarnya.


Score

9,5/10

Nilai 9,5 saya berikan karena film ini berhasil membuat saya kagum akan konsep yang dibawakannya. Hmm, sebuah ruangan yang penuh jebakan mungkin terlihat biasa saja, namun lain halnya dengan sebuah ruangan yang terlihat sangat rapi dan bersih, namun ternyata penuh jebakan yang mematikan. Kayak gimana ya, enak aja ngelihat ruangan - ruangan seperti pantai, bank, jalanan kota yang dibuat dengan teknologi canggih lengkap dengan berbagai jebakan di dalamnya. Nggak bosen aja gitu ngelihatnya, enak dipandang, walaupun jebakannya banyak yang bikin ngilu juga. Efek visualnya tuh kelihatan banget bagusnya, kayak tiap ruangannya tuh ngasih atmosfer yang berbeda.

Overall, film ini sangat recommended buat kalian para pecinta genre thriller. Saran saya sih jangan sampai ketinggalan buat nonton karena Escape Room: Tournament of Champions ini bakal ngasih kalian atmosfer thriller yang beda dari film lainnya. Film ini juga akan semakin kelihatan bagusnya jika kalian telah nonton film pertamanya yang rilis di tahun 2019 karena alur ceritanya saling berkaitan.

***

Sekian yang dapat saya sampaikan terkait review film Escape Room: Tournament of Champions. Jika ada tambahan dari kalian, silahkan tulis saja di kolom komentar untuk didiskusikan.

Jangan lupa untuk selalu kunjungi teh90blog.com untuk mendapatkan review film menarik lainnya.

Terima kasih.

0 Response to "Escape Room: Tournament of Champions (2021) Film Review"

Posting Komentar

*Berkomentarlah sesuai dengan isi postingan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel