Teruntuk Kalian yang Nalarnya nggak Jalan - Teh90blog

Teruntuk Kalian yang Nalarnya nggak Jalan


Saya akan menulis tentang apa yang sedang saya resahkan. Ya tentu saja hal ini akan menyangkut tentang fenomena yang sedang banyak dibicarakan, yaitu virus Covid-19. Namun, kali ini saya akan memfokuskan bahasan saya mengenai perilaku manusianya, bukan virusnya.

Perintah dari pemerintah pusat sudah jelas, kita semua diharuskan untuk berdiam diri di rumah dan mengurangi kegiatan di luar yang sekiranya tidak perlu untuk dilakukan. Saya kira perintah itu cukup mudah dipahami oleh kalangan pelajar, apalagi kalangan mahasiswa yang katanya akan menjadi penerus bangsa. 

Namun kenyataannya, masih banyak mahasiswa yang menganggap remeh peyebaran virus Covid-19 ini. Bukannya nurut dengan apa yang diperintahkan, namun mereka malah dengan senangnya kumpul dengan teman - teman terus pamerin fotonya di status WA dengan caption "Friendship lebih penting daripada Social Distancing". 

Saya tau kalo pertemanan itu merupakan hal yang penting, tapi mbok ya mikir gitu lho. Percuma kalau kalian kumpul sama teman terus habis itu kena virus Covid-19, apa yang mau kalian banggakan? 

Bodoh itu boleh, tapi nalar harus tetep jalan. Pikirkan keluarga kalian di rumah, mungkin mereka sudah berusaha melakukan social distancing. Namun bagaimana kalau kalian waktu pulang ke rumah malah menularkan virus itu kepada mereka? Mati konyol kalian sekeluarga.

Banyak juga yang bilang kalau hidup dan mati adalah kehendak Tuhan, jadi kalau mati kena virus Covid-19, itu merupakan sudah bagian dari takdir Tuhan. 

Semua orang tau kalo hidup dan mati itu ditangan Tuhan, tapi yang namanya ikhtiar (usaha) itu juga diperlukan, masak hidup cuma cukup pasrah menerima keadaan. Kalau gitu prinsipnya, kenapa nggak coba diem di tengah rel kereta, kalau ada kereta yang lewat ntar ketabrak atau nggak. Kalo emang ketabrak yaudah, itu adalah takdir Tuhan buat kalian.

Hidup itu cuma sekali, tolong dimanfaatkan sebaik-baiknya. Tentunya kalian juga tidak mau kan mati konyol karena terkena virus Covid-19. Makanya itu kalau disuruh social distancing ya nurut, disuruh diam di rumah yaudah diam aja di rumah. 

Nurut gitu lho, soalnya kondisi ini tuh nggak akan berlangsung selamanya, paling lama mungkin hanya beberapa bulan, masih ada waktu lah buat kalian besok nongkrong, jalan-jalan, shopping, dll. Yang terpenting sekarang adalah penyebaran virus Covid-19 ini dapat dihentikan.

Kalaupun masih ngeyel, kenapa kalian nggak kepoin tuh negara Italia. Negara yang sekarang mengalami dampak yang paling parah akibat virus Covid-19. Kalian tau kenapa masalahnya? Ya karena rakyatnya itu ngeyel kalo dibilangin, udah disuruh social distancing eh malamnya malah pada party. Ya akibatnya sekarang banyak tuh yang udah meninggal akibat virus Covid-19. 

Sekarang Italia sudah memberlakukan lockdown secara penuh, yang berarti negara tersebut telah mempertaruhkan segalanya demi kelangsungan hidup rakyatnya. Bahkan ekonomi mereka pun sudah dipastikan akan hancur, tidak ada pilihan lain.

Apabila keadaan tersebut berlaku di Indonesia, apa yang bisa kalian bayangkan? Belum lockdown aja negara ini sudah banyak utang ke negara lain, apalagi besok kalau udah lockdown secara penuh? Mau makan apa kita? Makan surat tagihan utang?

Presiden kita, Joko Widodo beberapa waktu lalu sudah melakukan survei ke tempat produksi bahan pangan pokok masyarakat Indonesia, yaitu beras. Beliau melakukan survei tersebut untuk memastikan stock beras bagi masyarakat Indonesia kalaupun Indonesia harus melakukan lockdown.

Dari beberapa berita yang telah kubaca, katanya sih persediaan beras negara ini akan cukup untuk 3 bulan kedepan. Tapi kan itu cuma beras pak, gimana dengan bahan pangan lainnya? Yakali besok kita cuma makan beras doang, lauknya terus gimana? Tumis lalat toping cicak?

Maka dari itu, kita harus menghindari yang namanya lockdown, sesegera mungkin virus Covid-19 ini harus segera dihentikan penyebarannya. Hal itu akan berhasil jika kita semua bisa bekerja sama dalam menghadapi penyebaran virus Covid-19 ini secepat-cepatnya. 

Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kita sedang berlomba dengan penyebaran virus, semakin banyak orang yang tertular virus Covid-19, maka secara otomatis semakin banyak juga masalah yang akan dialami Indonesia, seperti kurangnya tenaga medis, kurangnya tenaga kerja, dan meningkatnya jumlah kematian. Hal seperti itulah yang nantinya akan dapat menimbulkan masalah baru bagi negara ini.

Oleh karena itu, tolong sekarang ikuti arahan dari pemerintah pusat. Kita bersama-sama stay dulu di rumah. Jangan coba-coba untuk melakukan hal yang bodoh. Kita semua saat ini sedang berusaha untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19, dan usaha tersebut akan bisa tercapai jika kalian tetap stay di rumah.

Stay safe and don't forget to smile
We can do this

0 Response to "Teruntuk Kalian yang Nalarnya nggak Jalan"

Posting Komentar

*Berkomentarlah sesuai dengan isi postingan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel