Surat terbuka Untuk Para Perantau - Teh90blog

Surat terbuka Untuk Para Perantau


Orang Perantauan adalah mereka yang rela bekerja di tempat yang jauh dari kota asalnya untuk mencari penghasilan. Bisa dibilang kalo dengan adanya orang perantauan, tenaga kerja yang ada di Indonesia pun dapat tersebar, walaupun akhirnya mereka hanya tersebar di pulau Jawa doang.

Orang perantauan ini emang bermanfaat banget sih. Karena dengan adanya mereka, roda perekonomian negara ini dapat berjalan.

Bayangin aja kalau nggak ada orang yang merantau, pasti negara Indonesia harus mencari tenaga kerja dari luar negeri, yang ada ntar negara ini dijajah karena banyaknya tenaga dari luar yang bekerja di Indonesia.

Oke cukup basa-basinya mengenai sisi baik dari orang yang merantau. I don't give a shit about that, yang ingin saya bahas kali ini adalah sikap para perantau yang dungu sekali ketika menghadapi keadaan saat ini.

Buat kalian anak perantauan yang ingin pulang kampung, Kalian tau nggak sih virus Corona itu nyebarnya gampang, lewat udara bisa, lewat air bisa, lewat bacotan kalian pun juga bisa. Terus kenapa kalian dengan enaknya minta pulang ke kampung halaman? biar bisa ketemu sama keluarga?

HEY! TOLONG KALO PUNYA OTAK TUH DIGUNAIN DULU. Ngapain aja sih kalian selama ini? Kenapa nggak dari kemarin - kemarin kalian pulang? Hah? Masih fokus nyari duit? Baru dapet cuti? Atau gimana? Sebanyak apapun alasan kalian, tapi setidaknya mengertilah ama kondisi sekarang. Semua orang sedang mengalami kondisi yang sama, semuanya khawatir. Kalo kalian khawatir sama keluarga kalian, semua manusia di dunia ini pun sama. Penderitaan ini nggak hanya kalian yang ngalamin, tolong jiwa kemanusiaannya itu diutamain.

Seandainya kalian pulang nih ya, kalian itu nggak bisa dipastikan terkena virus Corona atau tidak. Virus corona ini pinter, dia bisa sembunyi dibalik sistem imun tubuh kalian. Ya mungkin kalian merasa seperti sehat-sehat aja, tapi jika ternyata kalian udah kena virusnya terus gimana? Padahal virus itu bisa kalian tularin ke orang terdekat kalian.

Kalo udah begitu, kalian pulang bukannya membawa oleh oleh makanan, melainkan malah membawa virus yang bisa membahayakan keluarga, tetangga, bahkan satu desa kalian.

Jadi tolong, mohon ditahan dulu rasa kangennya sama keluarga. Jangan egois, kalau kalian mungkin sudah nggak betah disana karena nggak kerja, emangnya nanti kalo kalian pulang terus kalian bisa kerja di rumah? Kan sama aja susahnya, lebih baik susah disana kan daripada susah di rumah + kena virus Corona.

Saya ngomong kayak gitu bukannya mau menentang kalian yang mau pulang kampung, tapi setidaknya sebelum pulang kampung itu pahamin dulu kondisi sekarang kek gimana, warga Indonesia itu gampang panik soalnya.

Contohnya aja di wilayah tempat saya tinggal, kemarin sempat heboh sekali karena ada yang batuk batuk abis pulang dari Luar kota, semuanya langsung pada bicarain dia positif virus Corona, para Polisi dah mau ngamanin rumahnya, Ambulance dah datang.

Padahal faktanya setelah dia mengalami pengetesan, dia itu negatif virus Corona. Semua mobil dan ambulance tadi hanya untuk pengecekan saja, tapi kan berita kalo dia udah positif virus Corona itu terlanjur menyebar kemana-mana. Semua orang dah terlanjur termakan berita hoax duluan. Ntar kalo udah gitu ujung-ujungnya pada nyalahin pemerintah, pemerintah terlambat ngasih kebijakan lah, pemerintah nggak peduli lah, bla... bla.... blaa....

Padahal dari pihak pemerintah sendiri kan udah ngasih himbauan untuk tidak pergi keluar kota dulu, tapi namanya juga masyarakat Indonesia, himbauan hanya bagaikan angin yang lewat doang, nggak diperhatiin sama sekali.

Jadi buat kesimpulannya, sebaiknya kita semua itu bekerja sama dalam menangani virus ini. Jika sudah dihimbau untuk tidak pulang kampung, ya tolong itu diturutin dulu, jangan bertindak semaunya sendiri. Keadaan ini bakalan cepet selesai jika semua pihak bisa berkoordinasi dengan baik, dimulai dari kalian sendiri.

Stay safe
Stay at home

0 Response to "Surat terbuka Untuk Para Perantau"

Posting Komentar

*Berkomentarlah sesuai dengan isi postingan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel