Pemerintah lakukan Social Distances untuk Virus Covid-19. Apakah berhasil? - Teh90blog

Pemerintah lakukan Social Distances untuk Virus Covid-19. Apakah berhasil?

Covid-19 atau yang kita kenal dengan virus Corona saat ini semakin menghantui hampir seluruh negara di Dunia.

Penyebarannya yang cepat membuat virus ini kian meluas dan menelan banyak korban. Hal inilah yang kemudian membuat pemerintah Indonesia untuk melakukan "Social Distances" terhadap negaranya agar penyebaran Covid-19 ini dapat ditekan. 

Namun apakah cara tersebut efektif untuk dilakukan?


Social distances merupakan program dari pemerintah yang menghimbau rakyatnya agar mengurangi kegiatan di luar ruangan, terutama yang melibatkan banyak orang.

Social distances dilakukan agar interaksi antar individu berkurang, sehingga virus Covid-19 tidak  menyebar dengan cepat. Mengapa demikian?  Pada dasarnya, sebuah virus akan selalu menyebar ke tubuh yang baru ditemuinya (tubuh yang belum pernah terkena virus itu sebelumnya) agar dapat menjangkiti tubuh tersebut.

Apabila kita mengurangi interaksi yang berlebihan dan memilih untuk berdiam diri di rumah, maka secara otomatis virus tersebut akan kesulitan untuk menemukan tubuh baru guna menyebarkan penyakitnya.

Itulah alasan mengapa kita harus menjauhkan diri dari keramaian untuk saat ini.

Di Indonesia sendiri, sistem social distances sudah mulai diberlakukan sejak beberapa hari yang lalu. Contohnya saja sekarang seluruh pendidikan yang ada di Indonesia mulai dilakukan secara online hingga 14 hari mendatang guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

Sebagian besar pariwisata dan tempat keramaian lainnya juga sudah mulai ditutup agar social distances yang dilakukan dapat berjalan secara maksimal.

Apakah cara tersebut efektif untuk dilakukan saat ini?


Jika dilihat dari negara China, negara asal Covid-19. Kita dapat menyimpulkan bahwa metode social distances ini merupakan langkah yang tepat, karena China dapat menekan penyebaran virus ini dan alhasil kematian pun dapat berkurang secara signifikan.

Tetapi jika kita lihat ke negara Italia, social distances dinilai gagal karena jumlah korban di negara tersebut semakin bertambah saat pemerintah melakukan social distances. Keadaan Italia ternyata juga belum membaik walaupun pemerintahnya memberlakukan sistem lockdown secara penuh terhadap negara tersebut.

Mengapa hal tersebut dapat terjadi?


Menurut saya, China berhasil menerapkan social distances karena mereka melakukan metode tersebut sejak awal virus ini muncul sehingga sebelum seluruh warganya mulai terjangkit, China terlebih dahulu mengambil langkah cepat guna mengantisipasi persebaran virus Covid-19 ini.

Namun, hal tersebut tidak berlaku di Italia karena social distances yang dilakukan di negara tersebut dinilai terlambat dan akhirnya banyak orang yang terjebak dengan pasien positif Covid-19 di rumahnya sehingga kematian pun malah meningkat secara pesat.

Berdasarkan hal tersebut, dapat saya simpulkan bahwa apa yang pemerintah Indonesia lakukan saat ini memang merupakan langkah yang tepat, mengingat bahwa Indonesia merupakan salah satu negara terpadat di dunia dengan jumlah penduduknya yang besar.

Walaupun begitu, masih banyak orang yang kontra terhadap pemberlakuan social distances ini. Mereka mengatakan bahwa social distances ini akan semakin memperparah perekonomian dan nilai mata uang Indonesia apabila diberlakukan secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama.

Hal itu memang akan terjadi jika social distances terus dilakukan, namun apakah nyawa rakyat memang harus dipertaruhkan demi mempertahankan pertumbuhan ekonomi suatu negara? Menurut saya tidak, karena nyawa rakyat itu jauh lebih berharga dari masalah perekonomian yang mungkin masih bisa diperbaiki setelah virus ini bisa dihentikan. 

Lalu bagaimana pendapat kalian mengenai hal tersebur? Silahkan tulis di kolom komentar.
Jangan lupa kunjungi terus teh90blog.com agar tidak ketinggalan informasi dan hal menarik lainnya.
Terima kasih atas kunjungannya

0 Response to "Pemerintah lakukan Social Distances untuk Virus Covid-19. Apakah berhasil?"

Posting Komentar

*Berkomentarlah sesuai dengan isi postingan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel